Olah Beras Jadi Nilai yang Lebih Tinggi, Ini yang Akan Dilaksanakan di Perbatasan Aruk

Keterangan Gambar : Ilustrasi pengembangan industri pengolahan dan kemasan komoditas beras (Dok BNPP)


By admin bnpp 25 Mei 2021, 08:51:37 WIB

Olah Beras Jadi Nilai yang Lebih Tinggi, Ini yang Akan Dilaksanakan di Perbatasan Aruk

JAKARTA - Dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan perbatasan negara di Aruk, anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mengembangkan industri pengolahan dan kemasan komoditas beras.

Pengembangan pengolahan dan kemasan komoditas beras tercantum dalam lampiran Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain, dan Skouw.

Program kegiatan yang akan digarap Kemenperin tersebut diharapkan dapat mencukupi kebutuhan pangan di sekitar wilayah perbatasan Aruk. Bahkan, masyarakat bisa mendapatkan mata pencaharian baru dari adanya industri tersebut.

Industri pengolahan dan kemasan komoditas beras merupakan hilirisasi produk pertanian untuk mendapatkan nilai tambah produk bahan mentah yaitu dalam hal ini beras.

Sejalan dengan itu, Kementerian Pertanian juga diberikan tugas melalui Inpres 1/2021 untuk mengembangkan budidaya padi rawa, dan inbrida, serta pengembangan sentra produksi padi untuk beras premium. 

Dari hasil pengembangan produksi padi ini, beras yang dipanen dapat bermuara ke proses pengolahan dan pengemasan agar menghasilkan beras premium yang memiliki nilai jual tinggi.

Hilirisasi produk pertanian seperti ini sangat diperlukan untuk memperkuat struktur industri dan memberi peluang usaha di Indonesia khususnya di wilayah perbatasan. Dikutip dari kemenperin.go.id, melalui hilirisasi industri diharapkan komoditas yang akan diekspor nantinya tidak lagi berupa bahan baku, tetapi sudah dalam bentuk produk turunan atau barang jadi.

Kemenperin akan menyelesaikan program kegiatan pengembangan industri pengolahan komoditas beras ini dengan volume satu paket hingga akhir tahun 2022.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)
 

Related Tags
pksn,perbatasan,
Social Share