Menteri Tito: PLBN Sota Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Keterangan Gambar : Peresmian PLBN Sota di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua


By admin bnpp 03 Okt 2021, 12:28:20 WIB

Menteri Tito: PLBN Sota Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

MERAUKE - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua yang berbatasan dengan negara Papua New Guinea telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Minggu (3/10/2021). PLBN Sota diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan negara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Muhammad Tito Karnavian, dalam laporannya kepada Presiden Jokowi sebelum PLBN Sota diresmikan.

Dalam laporannya tersebut Menteri Tito mengungkapkan pembangunan PLBN tersebut dimaksudkan untuk memenuhi sekurang-kurangnya tiga hal, yaitu: Pertama, perwujudan kawasan perbatasan negara, khususnya pada aspek lintas batas negara, yang tertib dan aman; Kedua, perwujudan kawasan perbatasan negara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru; dan Ketiga, perwujudan kawasan perbatasan negara sebagai halaman depan dan beranda negara atau sebagai etalase negara. 

Berdasarkan tiga hal tersebut, pembangunan PLBN diharapkan dapat menjadi epicentrum pengembangan kawasan perbatasan negara, baik pada aspek pertahanan dan keamanan, aspek perekonomian, aspek sosial dan budaya, dan sebagainya.

“Dengan demikian, kehadiran PLBN Sota merupakan awal dari pengembangan kawasan PLBN Sota sebagai kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan negara yang dapat bermanfaat tidak hanya untuk masyarakat Papua tapi juga negara tetangga Papua New Guinea serta negara-negara pasifik lainnya,” ujar Menteri Tito.

Menteri Tito mengungkapkan rata-rata aktifitas pelintas batas dari Distrik Weam, Western Province, PNG, rata-rata berkisar 350 orang per bulan. Dalam 8 (delapan) bulan terakhir, barang bawaan yang dibeli dari Pasar PLBN Sota dominan berupa kebutuhan sehari-hari, produk pertanian, perkebunan dan tanaman pangan (beras, tepung terigu, bawang merah, sirih pinang) serta barang elektronik, suku cadang kendaraan dan sepeda angin. 

Menurut Menteri Tito hal tersebut dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha dan wirausaha lokal untuk berperan memenuhi kebutuhan ± 201.351 warga Western Province yang berada di negara tetangga secara berkesinambungan. 

“Selain itu status Kabupaten Merauke sebagai lumbung tanaman padi terbesar di Papua, Tahun 2020 telah mengekspor 15 ribu ton beras ke Daru, Ibukota Western Province, melalui Pelabuhan Torasi sehingga perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk menjadi pemasok terutama produk-produk pertanian,” pungkasnya.

PLBN Sota merupakan PLBN yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang merupakan anggota BNPP. PLBN Sota saat ini sudah diisi dan dioperasionalkan oleh personel lintas instansi yang dikoordinasikan oleh BNPP sejak bulan Februari Tahun 2021.

PLBN Sota dibangun berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Pembangunan PLBN Sota ini adalah lanjutan dari 7 PLBN yang telah terbangun dan diresmikan Presiden Jokowi sebelumnya pada Gelombang 1.

Selain Sota, sejumlah PLBN juga dibangun pada gelombang 2 Prioritas I, yakni: PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, PLBN Long Midang dan PLBN Sei Nyamuk di Kabupaten Nunukan, yang masih dalam proses pembangunan.

Sementara pada gelombang 2 Prioritas II, Kementerian PUPR akan membangun PLBN Serasan di Kabupaten Natuna, PLBN Sei Kelik di Kabupaten Sintang, PLBN Long Nawang di Kabupaten Malinau, PLBN Oepoli di Kabupaten Kupang, PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara, PLBN Labang di Kabupaten Nunukan serta PLBN Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel.

(Humas BNPP)

Related Tags
plbn,perbatasan,bnpp,
Social Share