Menko Polhukam Beri Penghargaan Tim Penyelesaian Batas Darat RI-Malaysia

Keterangan Gambar : Menko Mahfud bersama sembilan orang penerima penghargaan atas keberhasilan penyelesaian batas darat RI-Malaysia periode 2017-2019 (Dok: BNPP)


By admin bnpp 17 Sep 2021, 19:16:10 WIB

Menko Polhukam Beri Penghargaan Tim Penyelesaian Batas Darat RI-Malaysia

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memberikan penghargaan dan kehormatan atas keberhasilan tim penyelesaian batas darat Indonesia-Malaysia Periode 2017-2019 yang menyelesaikan Outstanding Boundary Problems (OBP) di segmen Sungai Simantipal dan Segmen C500-C600 dalam acara puncak HUT BNPP ke-11, Jumat (17/9/2021).

Sembilan perwakilan dari 61 anggota tim penyelesaian batas darat Indonesia-Malaysia Periode 2017-2019 diberikan penghargaan secara langsung oleh Menko Mahfud. 

Penyelesaian tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU penyelesaian pada Pertemuan Joint Indonesia-Malaysia on Boundary Committee on the Demarcation and Survey of the International Boundary between Malaysia(Sabah dan Sarawak) and Indonesia (Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat) pada tahun 2019.

Pencapaian diatas merupakan prestasi yang luar biasa bagi Indonesia, mengingat setelah kurang lebih 40 tahun sengketa wilayah darat RI-Malaysia tersebut tidak menemui titik temu.  

"Saya berharap dedikasi, kerja keras dan pencapaian saudara-saudara dapat menjadi contoh dan motivasi bagai seluruh insan perbatasan dalam melaksanakan tugas," ujar Menko Mahfud.

Melalui penghargaan ini, diharapkan kerja keras dan pencapaian untuk melaksanakan tugas dalam menuntaskan seluruh batas darat negara yang belum diselesaikan dapat terselesaikan dengan segera.

Adapun kesembilan orang tersebut adalah Hadi Prabowo sebagai ketua panitia nasional dari Kemendagri, Laksamana Pertama TNI (Purn) Bambang Supriyadi sebagai ketua panitia teknis dari Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI (Purn) Asep Edi Rosidin sebagai wakil ketua panitia teknis dari Dittop TNI Angkatan Darat, Ade Komara Mulyana sebagai tim teknis dari Badan Informasi Geospasial, Indra Purnama sebagai anggota sekretariat dari BNPP, Kolonel Corps Topografi Ibnu Fatah sebagai tim teknis dari Mabes TNI, Kolonel Laut Totor Gumulyo sebagai tim pengendali kebijakan dari Kemenkopolhukam, Kolonel Infantri Sugeng Hartono sebagai tim pengendali kebijakan dari Kemenkopolhukam, dan Umbara Setiawan sebagai tim perumus dan tim negosiasi dari Kementerian Luar Negeri.

“Saya percaya kita semua akan terus berusaha dan bersatu padu agar semua yang kita lakukan untuk mengelola dan membangun perbatasan dapat terlaksana dengan baik, dengan sinergitas dan kerjasama seluruh kementerian lembaga serta Pemda,” tambahnya. 

Menko Mahfud juga mengatakan bahwa harapan terwujudnya perbatasan negara sebagai kawasan yang aman, berdaulat dan berdaya saing, bukan sekedar mimpi, akan tetapi pelan-pelan menjadi sebuah misi yang setapak demi setapak telah kita mampu wujudkan bersama.

(Humas BNPP)

Related Tags
perbatasan,bnpp,
Social Share