Menu
RSS

JIM ke-42: Dua Segmen di Sektor Timur Perbatasan Indonesia-Malaysia Dinyatakan Selesai Utama

JIM ke-42: Dua Segmen di Sektor Timur Perbatasan Indonesia-Malaysia Dinyatakan Selesai

BNPP - Persidangan ke-42 Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee on Survey and Demarcation of International Boundary between Indonesia and Malaysia (JIM), menyepakati penyelesaian dua segmen batas wilayah negara di sektor timur.

 

 

"Kita patut bersyukur, setelah 40 tahun, pada Rabu (10/10) kemarin, kita (Indonesia) dengan Malaysia di forum JIM ke-42 menyepakati dua segmen batas wilayah negara kita (Indonesia-Malaysia), khususnya di Sektor Timur, yang selama ini kita sebut _Outstanding Boundary Problems_ (OBP)," kata Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Simbolon, di Jakarta, Kamis (11/10).

Dalam pertemuan itu, sambungnya, dua segmen yaitu Segmen Sungai Simantipal dan Segmen C500-C600 dinyatakan selesai. Selanjutnya, Pemerintah kedua negara akan melanjutkan dengan langkah-langkah teknis penegasan batas atau demarkasi pada dua segmen tersebut.

"Sekarang tinggal tiga segmen OBP (dalam proses penyelesaian), yaitu Segmen Sungai Sinapad, Segmen B2700-B3100, dan Segmen Pulau Sebatik. Diharapkan, paling lambat tahun 2020 ketiga segmen tersebut sudah bisa diselesaikan," jelasnya.

Direncanakan bulan November mendatang akan dimulai proses teknis penyiapan bahan penyelesaian tiga segmen OBP tersebut.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia menggelar persidangan ke-42 _Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee on Survey and Demarcation of International Boundary between Indonesia and Malaysia_ pada tanggal 8-11 Oktober 2018, di Bandung, Jawa Barat.

Pada kesempatan ini, delegasi Indonesia diketuai oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo, dan dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Kementerian dan Lembaga, diantaranya Kemenko Polhukam, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Settap BNPP, beserta pejabat dari Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat. 

Sedangkan delegasi Malaysia dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Air, Tanah dan Sumber Asli Malaysia, Dato' DR. Tan Yew Chong, bersama dengan instansi terkait lainnya.

 

(Humas BNPP)

Terakhir dimodifikasi padaSenin, 05 November 2018 11:22
Info for bonus Review William Hill here.