Menu
RSS

89 Alumni IPDN Ditugaskan di Perbatasan Kalbar Utama

89 Alumni IPDN Ditugaskan di Perbatasan Kalbar

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) menerima formasi PNS lulusan IPDN angkatan XXIII (23) sebanyak 89 orang yang terdiri dari lulusan dengan asal pendaftaran dari provinsi lain dan bukan dari asal pendaftaran dari Provinsi, Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat.

Alumni IPDN Angkatan XXIII yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) ini, nantinya ditempatkan di 14 pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi, dan lebih banyak difokuskan di kawasan perbatasan dan atau kabupaten yang memiliki wilayah perbatasan. Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Boytenjuri mengatakan, para alumni ini nantinya bertugas sebagaimana diamanahkan oleh pemerintah daerah setempat. "Nanti kepala daerah akan menugaskan beliau (mereka/alumni) ke mana, misalkan di suatu SKPD (OPD), atau di kecamatan, atau di desa. Mereka akan melaksanakan tugas sesuai kewajiban sendiri-sendiri, sesuai tugas yang diberikan," ujarnya usai acara serah terima purna praja dari Kemendagri ke Pemprov Kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Senin (23/10/2017). Penugasan purna praja ini berdasarkan Peraturan Mendagri No 78/2017 tentang Penempatan dan Perpindahan Lulusan IPDN. Se-Indonesia, total yang akan ditempatkan sebanyak 1.916 alumni. "Kementerian Dalam Negeri telah mengalokasikan penempatan lulusan IPDN Angkatan XXIII sebanyak 35 persen pada kawasan perbatasan, 50 persen pada pemerintah daerah, serta 15 pada instansi pusat," sebutnya. Boytenjuri menjelaskan, peratutan ini ditetapkan sebagai bentuk komitmen Kemendagri dalam menyiapkan kader terbaik untuk memperkuat pemerintah di pusat, khusus di wilayah perbatasan. "Inti utamanya dalam rangka memenuhi pelayanan publik, pelayanan masyarakat itu dapat terpenuhi dengan baik. Mereka (purna praja) sudah berpengalaman dalam hal pemerintahan," tuturnya. a menyampaikan, sesuai dengan amanat Mendagri, para alumni ini bisa bekerja dengan baik di daerah Penempatan di mana mereka bertugas. "Bekerja dengan baik. Wakil Gubernur (Christiandy Sanjaya) sudah menyatakan, mereka harus berani jujur, bersih dan tidak macam-macam. Integritasnya harus dijaga," harapnya. Sebagai aparatur pemerintah terdepan yang ditugaskan dan diberi kepercayaan oleh pemerintah, harus dapat melaksanakan tugas dengan baik Di samping bertugas sebagai aparat pemerintahan, praja alumni diharap ikut berpartisipasi dalam mengawal realisasi dana desa. Mereka harus bisa memberikan kontribusi pemikiran inovasi untuk memanfaatkan dana-dana itu. Jangan sampai dana itu diselewengkan. "Mereka ikut bertanggungjawab, kalau ada penyelewengan, mereka ikut bertanggungjawab," ujarnya.

Sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2017/10/23/89-alumni-ipdn-ditugaskan-di-perbatasan-kalbar?page=1

Info for bonus Review William Hill here.